Tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah untuk menjaga lidah agar terhindar dari kesalahan dalam membaca Alquran.




Kesalahan dalam membaca Alquran disebut dengan istilah :




 


Kesalahan tersebut dibagi menjadi dua, yaitu :




dan




 



Pertama adalah Allahnul Jaliyyu adalah kesalahan yang terjadi ketika membaca lafadz-lafadz dalam al-qur'an, baik yang dapat merubah arti ataupun tidak, sehingga menyalahi 'urf qurro (seperti 'Ain dibaca Hamzah, atau merubah harakat).




Contoh : 





Melakukan kesalahan ini dengan sengaja hukumnya haram.


Kedua adalah Allahnul Khofiyyu adalah  kesalahan yang terjadi ketika membaca lafadz-lafadz dalam Alquran yang menyalahi ‘urf qurro, namun tidak sampai merubah arti. Seperti tidak membaca ghunnah, kurang panjang dalam membaca mad wajib muttashil, dan Iain-lain. Melakukan kesalahan ini dengan sengaja hukumnya makruh.